Trik Untuk Mencari Tahu Harga Rumah Terbaru Secara Instant!

Update harga rumah di beberapa kota besar memang cenderung naik dari tahun ke tahunnya. Bahkan, ada sebuah rumah petakan dengan ukurannya kecil dijual dengan harga yang fantastis hingga ratusan juta rupiah. Sehingga tidak jarang jika sering muncul pertanyaan, benarkah harga rumah memang semahal itu? Apakah harga tersebut sudah dihitung berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) atau memang harga pasaran?


Perlu diketahui bahwa Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) adalah sebuah taksiran harga suatu properti yang dalam hal ini adalah rumah yang dihitung berdasarkan luas dan zona rumah dan juga bangunan. NJOP tersebut ditentukan oleh perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis.

Sehingga, semakin mahal harga pasaran rumah dan juga bangunan di suatu kawasan, maka semakin tinggi pula NJOP. Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, NJOP dapat digunakan sebagai dasar dari penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang wajib disetor setiap tahunnya oleh masyarakat.

Berkaitan dengan update harga rumah dipasaran, sebenarnya tidak ada ketentuan resmi berapa harga pasar rumah di suatu kawasan tertentu. Semua memang bergantung pada kondisi lingkungan yang ada. Tidak jarang ketika ada rumah yang dijual dengan harga tidak wajar dan laku, pada akhirnya membuat harga rumah di pasaran dan sekitarnya dapat mengalami peningkatan juga.

Untuk mengetahui besaran harga jual sebuah rumah secara instan, ada simulasi yang dapat dihitung secara manual. Berikut simulasinya:

Harga tanah

Harga tanah dijual = NJOP X luas tanah

Contohnya, NJOP sebesar Rp1.000.000 per meter persegi dengan luas tanah adalah 200 meter persegi. Dengan menggunakan rumus hitungan di atas, maka harga jual tanah tersebut dapat mencapai Rp200.000.000.

Harga bangunan

Harga bangunan dijual = NJOP bangunan (prediksi harga per meter bangunan bekas) x luas bangunan.

Contohnya, dalam NJOP Bangunan tertera sebesar Rp2.000.000 per meter persegi dengan luas bangunan yang mencapai 100 meter persegi, sehingga harga jual bangunan rumah tersebut mencapai Rp200.000.000. NJOP bangunan ini dapat menghasilkan yang berbeda-beda tergantung pada kondisi bangunan baik atau tidak, baru atau bekas, sehingga disini akan terlihat harga satuan per meter bangunan layak dan tidak.

Total harga jual rumah

Harga jual rumah = harga tanah + harga bangunan

Berdasarkan hitungan luas tanah dan luas bangunan diatas, maka nilai update harga rumah bisa mencapai Rp400.000.000. tetapi yang perlu diingat adalah harga rumah tersebut adalah harga berdasarkan NJOP dan bisa menjualnya di atas harga tersebut, tetapi dengan tidak mengesampingkan untuk tetap mencari informasi mengenai harga rumah disekitar lingkungan. Untuk memperkuat posisi tawar harga dari sebuah rumah tersebut, bisa dengan melengkapi semua dokumen tanah dan juga bangunan serta bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Tapi sebetulnya ada cara lain yang lebih instan untuk mengetahui update harga rumah. Sejumlah situs listing properti besar juga menyediakan fitur khusus untuk mengetahui analisis harga rumah terbaru di halaman situsnya. Sehingga mengetahui kisaran harga properti di suatu wilayah menjadi semakin mudah. Bagi penjual, hal ini dapat membantu dalam menentukan harga jual yang rasional. Sementara bagi pembeli, mereka menjadi punya acuan dalam mempertimbangkan harga rumah sesuai dengan lokasi dan spesifikasi lainnya.

Bagaimanapun, harga menjadi faktor krusial saat membeli rumah. Terutama jika itu berkaitan dengan pembelian rumah pertama di mana butuh perjuangan lama untuk mengumpulkan dananya. Sehingga kita perlu berhati-hati supaya tidak merasa dirugikan di kemudian hari akibat membeli rumah yang ternyata terlalu mahal dari harga pasar.